Dalam perspektif Islam, alam dipahami sebagai ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Tuhan). Relasi ini menunjukkan bahwa eksplorasi ilmiah terhadap alam bukanlah sekadar aktivitas teknis, melainkan juga bentuk pembacaan terhadap tanda-tanda ilahi.
Konsep mīzān (keseimbangan) dalam QS. Ar-Rahman: 7–9 dapat dikaji paralel dengan konsep keseimbangan ekosistem dalam ekologi modern.
Gagasan alam sebagai “buku Tuhan” juga dikembangkan oleh Said Nursi dalam Risale-i Nur.
Referensi:
Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature.
Foltz, R. (2003). Islam and Ecology.
No comments:
Post a Comment