Sunday, February 22, 2026

An Nahl 68-69: Prinsip Keseimbangan dalam Peran Lebah

 

Prinsip keseimbangan (mīzān) dalam peran lebah menemukan landasan teologisnya dalam Al-Qur'an, khususnya Surah An-Nahl. Dalam surah tersebut dijelaskan bahwa Allah memberi ilham kepada lebah untuk membuat sarang dan mencari rezeki dari berbagai tumbuhan, lalu dari perutnya keluar madu yang menjadi obat bagi manusia (QS. An-Nahl: 68–69).


Prinsip keseimbangan (mīzān) tercermin dalam peran lebah yang mengambil nektar tanpa merusak bunga, menghasilkan madu yang bermanfaat bagi manusia, serta membantu penyerbukan untuk menjaga keberlanjutan vegetasi. Secara teologis, hal ini menggambarkan etika ekologis Islam: memanfaatkan alam secara bijak tanpa menimbulkan kerusakan (isti‘mār tanpa fasād).

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN TERKINI

Definisi Ilmu versi Imam Al Gazhali

Menurut Imam Al-Ghazali, ilmu bukan sekadar kumpulan informasi atau hasil berpikir rasional, melainkan  cahaya  yang Allah tanamkan ke dalam...