Publikasi karya ilmiah tentu saja tak asing lagi bagi para dosen atau peneliti. Melakukan penelitian lalu mempublikasikannya dalam bentuk laporan penelitian atau artikel ilmiah pada sebuah jurnal. Sampai di titik ini, sebenarnya capaian si dosen atau peneliti tersebut baru sampai pada tahap output/luaran. Tapi apakah tulisan tersebut berdampak atau sesuai dengan yang sesungguhnya diharapkan dari selesai dan terbitnya sebuah artikel penelitian, tentu saja ini belum. Para pembaca jurnal ini umumnya terbatas dari kalangan tertentu, seperti akademisi dan ilmuwan saja. Pada konteks ini, artikel ilmiah tersebut perlu dikemas agar dapat menjangkau pembaca secara lebih meluas.
Metode penyampaian hasil-hasil penelitian atau artikel ilmiah ini dapat dilakukan melalui bentuk tulisan ilmiah populer. Tujuannya adalah pembaca yang lebih luas dan menjangkau semua kalangan. Jika itu tentang kebijakan, maka tulisan perlu disesuaikan untuk menjangkau terutama para pengambil kebijakan. At least ada harapan bahwa tulisan itu akan lebih mudah dipahami dan berdampak bagi pembuatan atau revisi sebuah kebijakan.
Berikut ini adalah contoh kerangka tulisan ilmiah populer:
No comments:
Post a Comment