Sunday, January 14, 2024

Referencing (Pengutipan/Penyitiran)

(Pic.: William dan Davis, 2017)

Referencing (pengutipan sumber) adalah cara terstandarisasi untuk memberikan sumber informasi dan sumber ide yang digunakan dalam membuat tulisan ilmiah serta yang memudahkan identifikasi sumber. Referencing adalah perujukan pada suatu karya yang telah ada sebelumnya dan mengutip dari pengarang sebelumnya.

Referencing/penyitiran ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: 

1. Mengutip (quote)

Terdapat beberapa aturan dalam mengutip:

  •  tulisan menggunakan kalimat yang sama dengan sumbernya
  •  harus berada dalam tanda kutip
  •  memiliki referensi yang jelas
  •  menanggalkan sebuah kata atau beberapa kata
  •  membuat perubahan kecil/klarifikasi
  •  kutipan harus disertakan dengan kalimat Anda
  •  kutipan harus pendek dan gunakan jika memang kata tersebut memang sangat penting.
  •  kutipan pendek (kurang dari 40 kata), harus diintegrasikan di dalam text dan menggunakan tanda kutip ganda

Hindari menggunakan banyak kutipan karena itu berarti Anda menyajikan ide orang lain daripada ide Anda sendiri.

Contoh: “A woman must have money and a room of her own if she is to write fiction” (Woolf, 2016, h. 6).

Contoh lain:

  • SALAH

“Apa yang kita lakukan adalah pengalaman atas sesuatu " (Kenny 1996: 45).

  • BENAR
    Bisa dikatakan bahwa "[a]pa yang kita lakukan adalah pengalaman atas sesuatu " (Kenny 1996: 45).

 

2. Mengubah kalimat (paraphrasing)

Mengubah kalimat (paraphrasing) berarti menaruh ide atau informasi dari sumber lain ke dalam bahasa yang ditulis sendiri.

Contoh:

  • KALIMAT ASLI

Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa dari keseluruhan populasi di AS, 90% penduduk menonton televisi secara berlebihan (Wu, 1994).

  • KALIMAT SETELAH DIUBAH
    Berbeda dengan pendapat Suzuki, Wu menyatakan  bahwa 90% penduduk Amerika terlalu banyak menonton TV (1994). 

 Saat ini telah banyak tools (paraphrasing tools) yang dapat membantu dalam membuat parafrase. Misalnya pharaphrase.io; rephrase; prepostseo; check plagiarism; dan duplichecker.  

DAFTAR PUSTAKA:

  • Kusrini. 2009. Materi Kuliah Metodologi Penelitian. Bogor [ID]: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
  • Maharani, et al., 2020.
  •  http://rachmatkriyantono.lecture.ub.ac.id/files/2019/09/SISTEM-PENGUTIPAN-Referencing-APA-edisi-6.pdf
  • Neville C. 2016. The complete Guide to Referencing and Avoiding Plagiarism.  https://www.google.co.id/books/edition/The_Complete_Guide_to_Referencing_and_Av/MskvEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=referencing+is&pg=PA72&printsec=frontcover  
  • William dan Davis. 2017. https://www.google.co.id/books/edition/Referencing_and_Understanding_Plagiarism/_Y9KEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=referencing+is&pg=PR10&printsec=frontcover  


No comments:

Post a Comment

POSTINGAN TERKINI

Definisi Ilmu versi Imam Al Gazhali

Menurut Imam Al-Ghazali, ilmu bukan sekadar kumpulan informasi atau hasil berpikir rasional, melainkan  cahaya  yang Allah tanamkan ke dalam...