Keluarga Mahasiswa Kehutanan Sylva Indonesia (PC) Universitas Sulawesi Barat (Kemahut SI-Unsulbar) sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Bakti Rimbawan (KEMBARA) VII. Kegiatan ini diikuti sekitar 60-an peserta dari Mahasiswa Kehutanan Angkatan 2022 dan 2021. Konsep Kembara VII ini didesain dengan mengintegrasikan sejumlah kegiatan seperti persiapan dan penanaman bibit pohon serta malam Sylvaria yang dikemas dengan warna baru.
Kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon yang dilaksanakan pada hari ketiga, tanggal 23 Januari 2022, dihadiri oleh perwakilan unsur Tripika Kecamatan, Pemerintah Desa Tammangalle, unsur BPPIKL Sulawesi, perwakilan unsur BEM dan Himpunan Mahasiswa se-Fapertahut, mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat dan KKN STAIN Majene serta tokoh pemuda setempat. Dari unsur internal sendiri, kegiatan penanaman dihadiri langsung oleh Wakil Dekan I Fapertahut, Bapak Muhammad Arafat Abdullah, S.Si., M.Si. dan Koordinator Program Studi Kehutanan, Bapak Daud Irundu, S.Hut., M.Hut.
Kembara VII diharapkan menjadi role model untuk kegiatan-kegiatan serupa berikutnya. Kembara tidak hanya tentang bagaimana proses pengkaderan seorang mahasiswa kehutanan hingga dinyatakan lulus dan dilantik menjadi rimbawan dan anggota Kemahut SI-Unsulbar. Maknanya justru lebih dalam dari itu. Kegiatan ini secara filosofi menjadi puncak dari pengembaraan seseorang untuk menemukan jati dirinya sebagai seorang rimbawan sejati. Selain itu, Kembara juga sekaligus menjadi "pesta" dalam konteks bekerja dengan gembira. Bagi semua pihak dan partisipan yang terlibat di dalamnya, rimbawan dan orang-orang yang masih peduli dengan kelangsungan bumi ini, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkontribusi secara nyata untuk alam dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sesuai mottonya, "Besar Sama-sama, Sama-sama Membesarkan.".
------------00-------------
Dokumentasi lainnya:


No comments:
Post a Comment