Wednesday, January 25, 2023

KEMBARA VII New Colour (Catatan Kecil dari Pembina)

(Peserta dan Panitia Kembara VII)

Keluarga Mahasiswa Kehutanan Sylva Indonesia (PC) Universitas Sulawesi Barat (Kemahut SI-Unsulbar) sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Bakti Rimbawan (KEMBARA) VII. Kegiatan ini diikuti sekitar 60-an peserta dari Mahasiswa Kehutanan Angkatan 2022 dan 2021. Konsep Kembara VII ini didesain dengan mengintegrasikan sejumlah kegiatan seperti persiapan dan penanaman bibit pohon serta malam Sylvaria yang dikemas dengan warna baru.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dari beberapa pihak (stakeholders eksternal), termasuk Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan Sulawesi; Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat; dan Pemerintah Desa Tammangalle Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar. Dukungan keamanan selain disediakan oleh panitia sendiri, fasilitasi juga datang dari pihak Kepolisian Sektor Tinambung. Dari pihak internal, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur pimpinan fakultas serta para dosen lingkup Program Studi Kehutanan.  

(Foto bersama peserta, panitia, para undangan dan partisipan
sebelum menuju lokasi penanaman)

Kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon yang dilaksanakan pada hari ketiga, tanggal 23 Januari 2022, dihadiri oleh perwakilan unsur Tripika Kecamatan, Pemerintah Desa Tammangalle, unsur BPPIKL Sulawesi, perwakilan unsur BEM dan Himpunan Mahasiswa se-Fapertahut, mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat dan KKN STAIN Majene serta tokoh pemuda setempat. Dari unsur internal sendiri, kegiatan penanaman dihadiri langsung oleh Wakil Dekan I Fapertahut, Bapak Muhammad Arafat Abdullah, S.Si., M.Si. dan Koordinator Program Studi Kehutanan, Bapak Daud Irundu, S.Hut., M.Hut.

(Penanaman bibit pohon oleh Wadek I Fapertahut 
dan Koord. Prodi Kehutanan)

Kembara VII diharapkan menjadi role model untuk kegiatan-kegiatan serupa berikutnya. Kembara tidak hanya tentang bagaimana proses pengkaderan seorang mahasiswa kehutanan hingga dinyatakan lulus dan dilantik menjadi rimbawan dan anggota Kemahut SI-Unsulbar. Maknanya justru lebih dalam dari itu. Kegiatan ini secara filosofi menjadi puncak dari pengembaraan seseorang untuk menemukan jati dirinya sebagai seorang rimbawan sejati. Selain itu, Kembara juga sekaligus menjadi "pesta" dalam konteks bekerja dengan gembira. Bagi semua pihak dan partisipan yang terlibat di dalamnya, rimbawan dan orang-orang yang masih peduli dengan kelangsungan bumi ini, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkontribusi secara nyata untuk alam dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sesuai mottonya, "Besar Sama-sama, Sama-sama Membesarkan.". 

(Ketua Panitia Kembara VII bersama perwakilan unsur 
Pengurus dan Pembina SI-Unsulbar)

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada yth. Dekan, Wakil Dekan I dan II, Koordinator Program Studi Kehutanan serta Bapak Ibu Dosen yang juga telah berkontribusi dalam merumuskan ide-ide yang selaras dengan kebutuhan mahasiswa dan program studi.

Terima kasih juga kepada Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan Sulawesi, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat, dan Pemerintah Desa Tammangalle atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan Kembara VII. Jika ada hal yang kurang berkenan selama kegiatan ini berlangsung, kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Terakhir, Pembina menyampaikan ucapan Selamat dan Salam Sukses selalu untuk Segenap Panitia, Peserta dan Pengurus Kemahut SI-Unsulbar. Terima kasih untuk semua bentuk dedikasinya. Always be the best foresters. Proud of you all.

Viva Foresters, Viva Sylva Indonesia. 
Jaya Di Rimba, Wibawa Di Kota. 
Salam Rimba!!!

 

------------00-------------

Dokumentasi lainnya:






No comments:

Post a Comment

POSTINGAN TERKINI

Definisi Ilmu versi Imam Al Gazhali

Menurut Imam Al-Ghazali, ilmu bukan sekadar kumpulan informasi atau hasil berpikir rasional, melainkan  cahaya  yang Allah tanamkan ke dalam...